Minggu, 26 November 2017

Berpetualang di Alam yang Sunyi? Pulau Lanjukang Saja!

Pernahkah kamu mencoba menikmati keindahan alam yang sunyi dengan hanya ditemani deburan ombak? Bagi yang belum, kamu perlu mencobanya! Karena kamu akan benar-benar merasakan betapa indahnya ciptaan Tuhan. Bahkan, jika kamu tinggal beberapa jam di tempat ini akan terasa seperti beberapa menit. Rasanya tak ingin pulang dan pergi dari tempat yang indah nan sunyi ini, Pulau Lanjukang.
bintang.com
Dari beberapa pulau yang masuk dalam wilayah kota Makassar, Pulau Lanjukang merupakan pulau dengan jarak terjauh loh, sekitar 40 km dari kota Makassar. Akses untuk menuju pulau indah nan sunyi ini hanya bisa melalui laut. Jika Anda berangkat dari pelabuhan Paotere, untuk menuju Pulau Lanjukang ini perlu waktu tempuh sekitar tiga jam menggunakan kapal kayu yang bisa di sewa ke penduduk lokal dengan harga sekitar satu jutaan. Kapal ini bisa memuat sampai sekitar sepuluh orang.

Ketika kamu sampai di Pulau Lanjukang ini, kamu akan di sambut dengan deburan ombak, angin yang sepoy-sepoy dan air laut jernih yang bergradasi sesuai tingkat kedalamannya. Benar-benar menawan bukan? Selain itu, pantai Pulau Lanjukang yang berpasir putih masih bersih dari sampah plastik loh! Benar-benar terasa seperti surga duniaa...

Sekali kamu datang ke Pulau Lanjukang, kamu pasti ketagihan dan ingin terus menerus mengunjungi pulau tersebut karena keindahannya. Bahkan setelah kamu berada di Pulau Lanjukang, kamu akan merasa malas untuk pulang dan ingin tinggal lebih lama lagi di pulau tersebut. Dengan di temani ke alamian pulau ini dan lambaian daun-daun pohon kelapa yang mendominasi pulau, akan menjadikan kamu tambah betah untuk tetap tinggal.

Karena letak Pulau Lanjukang yang terpencil, itu menyebabkan sedikitnya aliran listrik yang tersedia. Listrik hanya tersedia pada jam-jam tertentu, sekitar jam 17.30-21.00. Namun, itu tak menyebabkan keindahan pulau ini berkurang.

Pulau Lanjukang di huni oleh orang-orang yang unik loh! Penduduk asli dari pulau ini kebanyakan bertubuh mungil. Namun jangan salah yaa, mereka semua sangat ramah kepada para pengunjung.
Untuk saat ini, total penduduk yang menghuni Pulau Lanjukang sekitar 50 orang dengan 15 kepala keluarga.

Di sana tidak di bangun sekolah, sehingga anak-anak tidak ada yang bersekolah. Di pulau ini juga belum tersedia fasilitas kesehatan seperti layaknya di pulau-pulau biasa. Di pulau yang indah ini mereka hidup dengan sederhana. Kebanyakan penduduk di sana bermata pencaharian sebagai nelayan. Mereka menangkap ikan dan menjualnya ke kota Makassar.

Ketika kamu menengok ke dalam laut sebelah barat untuk ber snorkeling, kamu akan mendapati banyak terumbu karang yang indah, ikan-ikan dan hewan lainnya yang sedang berenang ke sana kemari. Sedangkan ketika kamu menuju perairan sebelah timur, kamu akan terpesona. Karena, terumbu karang di area ini lebih indah dari area sebelah barat. Ikan-ikan yang berenang lebih banyak dan lebih beraneka ragam, hewan yang lainnya juga lebih banyak ketimbang perairan sebelah barat.

Bagi kamu yang beragama muslim tidak perlu risau karena bingung mencari masjid atau mushola. Karena, masjid semi permanen sudah ada di pulau ini. Jadi, kamu bebas dan bisa sholat dengan tepat waktu. Di masjid ini kamu tak akan sholat sendiri, kamu bisa sholat berjamaah dengan penduduk lokal yang ada di Pulau Lanjukang ini.

Jika kamu ingin merasakan keadaan yang sepi, kamu bisa duduk di tepi pantai dengan di temani deburan ombak dan angin yang sejuk. Benar-benar petualangan di alam sunyi yang menyenangkan bukan?

0 komentar

Posting Komentar